RSS

Shock di Pagi Hari

Tadi pagi seperti biasa, aku siap-siap buat ke sekolah sambil nonton TV. Liputan 6, seperti biasa (juga). Karena aku agak telat berangkatnya, jadi aku bisa nonton Liputan 6 Sport. Lagian aku juga mendadak pengen nonton, batinku, "pasti ada F1". Aku pengen tau beritanya kayak gimana.

Ternyata benar, ada liputan tentang race F1 kemaren. Awalnya aku ga begitu merhatiin, karena udah tau jalan ceritanya. Tapi, tiba-tiba.. Aku mendengar sesuatu yang ganjil, "Lewis Hamilton menempati posisi ke-3, menggantikan Jarno Trulli." Ha?! Apa?! Setengah panik, di mobil (mau berangkat sekolah ceritanya) aku langsung buka formula1.com lewat hape. Di web itu, aku nemuin 2 sub-headline yang memancing emosiku.. Ga, ga, tapi bikin aku penasaran.

Pertama. Jarno Trulli memang dijatuhi penalti karena dia meng-overtaking (menyalip) Lewis Hamilton saat Safety Car sedang ada di sirkuit. Aturannya emang kalo ada Safety Car, artinya ga boleh ada overtaking. So, Trulli kena penalti yaitu berhenti di pitstop selama 10 secon. Mungkin, karena penalti tersebut tidak digubris, akhirnya penaltinya jadi 25 secon. So, Trulli posisinya turun jadi nomer 12. Otomatis, posisi Hamilton naik jadi nomer 3. Ini shock part 1.

Part 2. Nasib sial juga menimpa Sebastian Vettel. 3 lap sebelum finish, mobil Vettel dan Kubica bersenggolan, saat Kubica berusaha merebut posisi ketiga Vettel. Dia (Vettel) dikenai penalti atas kecelakaan tersebut. Sayangnya dia harus turun 10 posisi dari posisinya di Malaysian GP. Red bull, tim tempat pemuda 21 tahun ini dikenai denda sebesar US$500000 karena Vettel tetap mengemudikan mobilnya yang telah rusak. Masalah safety pastinya. Bayangin, dong. Pagi-pagi udah dapet berita begini.

Tragis.. No more comment..

Cheers.

F1 Australian Grand Prix 2009

Ternyata hasil qualifying kemarin belum fixed. Lewis Hamilton yang dalam qualifying kemarin tidak dapat melanjutkan Q2 karena kerusakan mobil, menempati urutan ke-15. Akibat kerusakan itu, tim sepakat untuk mengganti gearbox mobil bernomor 1 ini. Namun, tindakan ini dikenai penalti sehingga Lewis Hamilton start pada posisi ke 20 (paling terakhir)... MySpace

Namun, penalti tidak hanya menimpa tim papan atas ini. Pasalnya, dua pembalap tim Toyota, Timo Glock dan Jarno Trulli dikeluarkan dari hasil kualifikasi karena mobil Toyota dinyatakan ilegal. Kenapa? Karena mobil-mobil ini memiliki sayap belakang yang fleksibel. Duo pembalap dari Toyota ini akhirnya memulai start dari urutan paling buncit. Yang otomatis, posisi start Hamilton naik menjadi start di nomor 18.

Posisi start berubah jadi seperti ini :

1. Jenson Button (Brawn GP)
2. Rubens Barichello (Brawn GP)
3. Sebastian Vettel (Red Bull)
4. Robert Kubica (BMW Sauber)
5. Nico Rosberg (Williams)
6. Felipe Massa (Ferrari)
7. Kimi Raikkonen (Ferrari)
8. Mark Webber (Red Bull)
9. Nick Heidfeld (BMW Sauber)
10. Fernando Alonso (Renault)
11. Kazuki Nakajima (Williams)
12. Heikki Kovalainen (McLaren-Mercedes)
13. Sebastien Buemi (Toro Rosso)
14. Nelson Piquet (Renault)
15. Giancarlo Fisichella (Force India)
16. Adrian Sutil (Force India)
17. Sebastien Bourdais (Toro Rosso)
18. Lewis Hamilton (McLaren-Mercedes)
19. Timo Glock (Toyota)
20. Jarno Trulli (Toyota)

Bagaimana serunya race di Albert Park Circuit ini? Check this out.

F1 Australian Grand Prix 2009.

5 lampu merah menandakan race telah dimulai. Apa yang terjadi? Barrichello terlambat menekan gas, sodara-sodara. Kesempatan itu tidak di sia-siakan oleh vettel, massa, kubica dan raikkonen. Sehingga posisi 5 besar sedemikian rupa sehingga bisa menjadi seperti ini : Button, Vettel, Massa, Kubica, Raikkonen. Dan, (of course) posisi ini tidak akan bertahan lama.

Lap 2 – Car 2 (Kovalainen) mengalami technical problem yang mengakibatkan ia retire.
Lap 18 – Yellow flag. Nakajima retire, nose mobilnya hancur karena ‘nyium’ pembatas jalan.
Lap 19 – Safety Car memasuki sirkuit. Fisichella mengalami masalah saat memasuki pit stop.
Lap 24 – Safety car keluar sirkuit, balapan dimulai lagi. Ga berapa lama, yellow flag lagi. Ban mobil Piquet nyundul ban mobinya Rosberg. Mobil Piquet oleng en keluar sirkuit. Piquet retire.
Lap 39 – Glock alami slip, sehingga ia kehilangan beberapa detik.
Lap 43 – Raikkonen slip, hampir menabrak dinding pembatas. Tapi, tetep aja.. Kehilangan beberapa detik. MySpace
Lap 46 – Massa retire. MySpace
Lap 55– Wheel to wheel Vettel dan Kubica. Mobil Kubica nyundul mobil Vettel. Dua-duanya oleng en nabrak dinding pembatas. Kubica lebih parah, Vettel masih bisa jalan walaupun 1 ban depannya lepas. Kubica retire. Pit stop masuk sirkuit.
Lap 57 – Vettel retire. Raikkonen retire.

Finish!! And the result is…

1. Jenson Button (Brawn GP)
2. Rubens Barrichello (Brawn GP)
3. Jarno Trulli (Toyota)
4. Lewis Hamilton (McLaren-Mercedes)
5. Timo Glock (Toyota)
6. Fernando Alonso (Renault)
7. Nico Rosberg (Williams)
8. Sebatien Buemi (Toro Rosso)
9. Sebastien Bourdais (Toro Rosso)
10. Adrian Sutil (Force India)
11. Nick Heidfeld (BMW Sauber)
12. Giancarlo Fisichella (Force India)
13. Mark Webber (Red Bull)
14. Sebastian Vettel (Red Bull)
15. Robert Kubica (BMW Sauber)
16. Kimi Raikkonen (Ferrari)

My comments :
1. Racenya seru banget! Banyak banget aksi overtaking dan wheel to wheel.
2. Ironis…
3. Massa… Raikkonen… Vettel… Huhuhu… MySpace
4. Wow… Dua pembalap Brawn GP naik podium… Keren… *setengah hati*
5. Benci Hamilton. MySpace
6. Sebastien Buemi boleh juga (untuk ukuran rookie).
7. Membayangkan yang jadi juara dunia tahun ini Jenson Button. Soalnya, ada mitos kalo yang menang di Australia GP ini bakal jadi juara dunianya. Bukti : Raikkonen tahun 2007, Hamilton tahun 2008.
8. Aku lebih milih Button daripada Hamilton (yang sama-sama orang inggris).
9. Kok bisa Trulli dari nomor 20 jadi naik podium???
10. Kehabisan komentar…

Cheers. MySpace

Kemarin dan Hari Ini

Ada berita bagus, nih! Apa, tuh? Demikian…

Kemaren, hari berjalan dengan biasa saja, kegiatan di sekolah juga biasa aja. Tapi, tiba-tiba, sodara-sodara! Hari berubah menjadi menakjubkan! (Agak lebay, sih…). Kenapa? Soalnya, waktu di sekolah, aku, Michelle, Melitha, sama Jessica memutuskan untuk ikut nonton final Honda DBL (DetEKsi Basketball League) 2009. Apa tuh? Honda DBL itu, ajang kompetisi basket antar SMA terbesar di Indonesia. Selain di Yogyakarta, Honda DBL juga diselenggarakan di 16 kota lain (15 ato 16, ya?). Ada di Semarang, Papua, Surabaya, dll. Nah, final kemaren itu, Stella Duce 1 vs Stella Duce 2 sama Kolese De Britto vs Bopkri 2.

Pertandingan diadakan di GOR UNY. Dan, (of course) rame sekalee. Para supporter tim stece (Stella Duce 1), termasuk saya, duduk di bagian tempat duduk paling strategis. Kenapa? Karena 1 posisi sama tim pemandu sorak (Razzle Dazzle + Evanour) nya Stece waktu tanding basket. Ngerti, ga? Nggak, ya? Gini, deh… Jadi begini, lho… Kan biasanya kalo lagi tanding basket, tim pemandu sorak itu baris di pinggir lapangan. Nah! Suporter Stece itu tepat dibelakang tim pemandu soraknya Stece. Biar gerakannya matching gitu. Hohoho!

Selama pertandingan basket, kita teriak terus. Entah teriak, “Go Stece! Go Stece! Go! Go! Go!” , “Uuuu… Waa!!”, sampe nyanyiin yel-yel yang udah dibuat sama anak-anak sebanyak 1 halaman HVS. Jadi, sepanjang pertandingan, kita berdiri, teriak, duduk (itu aja ga sampe semenit), berdiri lagi, nanyi+teriak, bikin ombak, dst dst dst. Tapi, asik, kok! Seru banget, euy! Dan hasilnya adalah…

TIM BASKET STECE JADI JUARA HONDA DBL 2009

59 – 20

Kya! Kya! Ga sia-sia, teriak-teriak sampe pita suara putus. Hasilnya memuaskan! Tim basket Stece keren banget maennya! Selamat buat kalian! God Job! Nyahaha!

Selain Stece vs Stero (Stella Duce 2), ada juga JB (Kolese De Britto) vs Boda (Bopkri 2). Kalo tim cowok yang menang JB (skornya lupa… xp. Habisnya ga nonton, cuma nonton yang tim cewek). Yah, sesuai yang diharapkan lah. Selamat juga buat tim basket JB. Keren banget katanya.

Eh, ngomong-ngomong, pada matiin lampu dari jam 20.30 sampe jam 21.30, ga?? Lumayan banget, tuh! 1 jam hemat listrik, ga cuma 1 rumah, tapi rumah-rumah laen di dunia. Itung-itung hemat energi lah, buat masa depan (hehehe…). Kalo aku, sih, tadi matiin semua lampu, tapi tv ga. Awalnya gitu. Tapi, tadi di sms sama Yenny yang isinya, “Ayo! Matikan lampunya! Sampai 21.30 y!” Dan akhirnya saya mematikan tv. Dan bergelap-gelaplah saya! Hahaha!

Selama 1 jam itu aku sms-an sama Yenny. Cuma sebentar, sih. Tapi khasiatnya bikin bulu kuduk berdiri. Kenapa? Check it out…

Y : “Dar, ga an skrg kau lg glap2an? Hehe”
D : “Iyo. Ditemani cahaya temaram dari lilin. Km? Km? Hehe”
Y : “Aq Cuma ada lampu otomatis, rmhq glp kbeh. Hehe,nakut2 I kau ah, dar ada pocong disblhmu hehe”
[Mulai takut… Keadaan lagi tiduran di kasur, ada 2 guling di sebelahku.]
D : “Hoi! Cukup! Aq lg dwean d rmh. Kk ku pergi. Apkh kz n iren uda d ingetin?” (bermaksud mengalihkan pembicaraan.
[Yang namanya Yenny, paling susah dibelokin].
Y : “Uda smua. Hehe, lg kurang kerjaan soale. Td aq nonton bskt ss vs kartur. Tragis euy. Dar, ada kuntilanak kamar mayat diblkngmu. Hi hi hi.”
[Dan sms-an masih berlanjut…]

Gimana ga ngeri coba? Sendirian, gelap-gelap, ada sms ‘mengerikan’ kayak gitu. Kalo ga sendirian sih, gapapa. Nah, tadi? Aku sampe ga berani liat kanan-kiri. Huhuhu… Yenny kejam…

Kalo sekarang sih, aku nyalain lampu. Tapi, kok aku liat tetangga ga ada yang matiin lampu, ya?? Terserah, sih… Emang harus dimulai dari diri sendiri. Hihihi. Udah, ya! Mau nonton BEAN dulu.

Cheers.

F1 GP 2009 (Qualifying - Australia)

Akhirnya F1 season 2009 mulai juga. Barusan aja aku nonton qualifying seri pembuka season baru ini. Ini hasilnya...

1. Jenson Button (Brawn GP)

2. Rubens Barichello (Brawn GP)

3. Sebastian Vettel (Red Bull)

4. Robert Kubica (BMW Sauber)

5. Nico Rosberg (Williams)

6. Timo Glock (Toyota)

7. Felipe Massa (Ferrari)

8. Jarno Trulli (Toyota)

9. Kimi Raikkonen (Ferrari)

10. Mark Webber (Red Bull)

11. Nick Heidfeld (BMW Sauber)

12. Fernando Alonso (Renault)

13. Kazuki Nakajima (Williams)

14. Heikki Kovalainen (McLaren-Mercedes)

15. Lewis Hamilton (McLaren-Mercedes)

16. Sebastien Buemi (Toro Rosso)

17. Nelson Piquet (Renault)

18. Giancarlo Fisichella (Force India)

19. Adrian Sutil (Force India)

20. Sebastien Bourdais (Toro Rosso)

Gile gile gile! Gimana hasilnya? Aku aja kaget. Brawn GP, tim yang baru muncul sebulan yang lalu, bisa dapet posisi 1-2 buat race besok. Ya, mereka bukan tim baru, sih. Tim ini dulu namanya Honda, karena bangkrut, tim ini dibeli sama Ross Brawn. Di sesi-sesi uji coba sama free practise, tim ini emang udah menampakkan sinarnya (bahasanyaaa...). Beda sama Ferrari yang agak keteteran (huhuhu...), apalagi sama McLaren yang lebih keteteran (hahaha!). Oh ya, Vettel nomer 3. Yey yey! Umur baru 2, tapi udah bisa nyamain kedudukan sama para pembalap veteran. Keren...

Di qualifying itu ada Michael Schumacher, mantan juara dunia 7 kali, yang sekarang jadi konsultannya tim Ferrari. Ada juga Nelson Piquet Sr. Mantan juara dunia 3 kali, yang (of course) sekarang udah pensiun. Fyi, Nelson Piquet Sr. ini ayah dari Nelson Piquet Jr. (ya iyalah! Marganya aja sama).

Terlalu dini untuk menentukan siapa juara GP Australia ini (tapi, moga aja Massa atau Kimi). Kita lihat hasilnya besok (Minggu). Hahaha!!!

Cheers.

Nyepi

Ehm… Ehm… Pertama-tama, saya ingin mengucapkan…
SELAMAT HARI RAYA NYEPI
Bagi mereka yang merayakannya.

Ngomong-ngomong tentang nyepi, aku jadi inget waktu masih tinggal di Bali dulu. Iya... Dulu waktu aku masih kelas 1 SD, aku sempet tinggal di Bali selama 4 tahun. (Eh, sekarang nyangkut di jogja). Sebenernya selama 4 tahun aku tinggal disana, aku belum pernah sama sekali bener-bener ngerasain yang namanya nyepi. Bukan, bukan karena liburan nyepi dipake buat keluar kota pulau (maklum, di Bali itu liburnya banyak), tapi malah dibuat nginep di hotel sekeluarga.
Jadinya, ya gitu. Tapi, walaupun di hotel pun, tetep ga boleh nyalain lampu terang-terang, ga boleh nyetel tv keras-keras (kalo ga mau diomelin tetangga), ga boleh keluar hotel, pokoknya jaga ketenangan aja, lah. Aku juga udah lupa rasanya gimana.

Sore, sehari sebelum hari-H, pasti ada arak-arakan ogoh-ogoh. Aku paling suka bagian ini. Ngeliat patung buta-buta (baca:setan) bikinan manusia. Dari yang setinggi manusia normal, sampe yang tingginya 4 kali lipatnya. Dari yang tampangnya biasa aja, sampe yang mengerikan (aku malah pernah liat yang ga ada kepalanya, yang wujudnya red devil yang imut juga ada. Dipilih! Dipilih!). Ogoh-ogoh itu diarak keliling kota diiringi gebukan gamelan yang Bali banget (ya iyalah! Masa acaranya Bali, nabuhnya gamelan jawa?). Setelah diarak keliling kota, ogoh-ogoh itu dibakar. Pembakaran ogoh-ogoh ini dimaksudkan sebagai kelahiran kembali orang-orang Bali. Gitu, sih, yang aku denger. Nyepi terakhirku di Bali, aku sempet liat keadaan di luar hotel. Suasanya sunyiii banget. Ga ada mobil sama sekali. Rumah-rumah kayak ga ada yang nempatin. Jalanan sepi dari orang-orang kecuali para pecalang. Tapi, sekali-sekali pengen, deh... Nyepi di rumah (di Bali juga tentunya, kalo di jogja ga bakalan bisa).

Cheers.

Kenyataan Pahit..

Ternyata libur 3 hari ini ga melulu dipenuhi rasa santai.

Kemaren seharian aku cuma berkutat di tempat tidur kayak kucing overweight. Ngebo (baru bangun jam 10), ngenet and blogwalking di tempat tidur. Makan di tempat tidur, ngemil tepatnya, karena (believe or not) seharian kemaren aku cuma makan sekali (maklum, cuma berdua sama kakak, apalagi akhir bulan, sumber makanan menipi, uang juga menipis... tragis...). Untungnya sempet keluar rumah, itu juga buat nonton di XXI yang ujung-ujungnya 'kepaku' di kursi. Nyampe rumah, langsung mengaso di tempat tidur. Sebelum tidur, baca Breaking Dawn (yeah, dari februari kemaren belum kelar-kelar karena saya *sok* sibuk) di tempat tidur lagi. Terakhir, tidur di tempat tidur (ya iyalah! Emang pengen tidur di keset?).

Hari ini kurang lebih sama kayak kemaren (kayaknya malah lebih parah). Ga juga, sih. Seenggaknya hari ini aku udah mulai inget tugas-tugas liburan ini (kemaren-kemaren amnesia). Dan setelah aku itung-itung... Tugas yang numpuk banyak gila!!! (Nangis darah). Yang paling penting dan utama adalah LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA. Oh no! Lagi-lagi laporan, kawan... Praktikum kemaren senin tentang Titrasi Asam-Basa. Aku sih belum liat laporannya kakak kelas, jadinya belum bisa ngira-ngira tuh laporan bakal banyak atau sedikit. Mana tulis tangan pula. Haduh...  Ada tugas B. Indo, yaitu bikin teks drama yang berdasarkan pengalaman pribadi. Nah, ini. Bingung, harus buka-buka file masa lalu yang ada di otak. Atau aku bikin drama waktu aku lagi ngepost blog, ya? Kan simpel, tuh. Pemainnya 1 orang, dialog aja jarang-jarang. (Jayus, ah!). Satu lagi bencana yang menunggu di hari jumat nanti, ULANGAN MATEMATIKA! Huhuhu... Sedih... Harus persiapan, nih. Aku sih udah bertekad, seenggaknya ulangan ini bakal tuntas, deh. Syukur-syukur nilainya di atas 70. Amin.

Jadi, kesimpulannya adalah... Sekolah membawa penderitaan. Ga sepenuhnya, sih. Sekolah juga asik, kok! (Pas emang lagi asik). Ya udahlah, makin ga jelas nih ngomong apa. Mau bikin laporan dulu... *setengah hati*

SEMANGAT!!! milkysmile

Cheers.

RECOMMENDED : IP MAN

Gila! Ga bohong. Film ini bagus banget! Kenapa bisa bagus? Karena film ini bisa bikin aku (yang notabene ga gitu suka film cina dan kungfu-kungfuan) nikmatin tuh film. Saking serunya, aku bisa jadi heboh sendiri waktu liat adegan kungfunya. Sampe sekarang aja masih terngiang-ngiang tiap scenenya. Keren banget! Ini kisah nyata, lho! Tentang sejarah cina dan grandmaster Ip Man, masternya kungfu (bayangin, gurunya Bruce Lee gitu!)

Jadi awalnya begini, sodara-sodara... 3 hari dimulai hari ini, aku libur (hati bersorak). Soalnya kakak kelas 12 lagi penjajagan. Dari minggu kemaren, aku, Michelle, sama Stefani udah ngobrol-ngobrol mau nyobain XXI yang baru aja selesai dibangun. Rencana awal, nonton Slumpdog Millionaire. Tapi, karena di jogja belum tayang, jadinya kita bingung. Sampe tadi pagi kita belum nentuin mau nonton apa.

Tadi pagi sekitar jam 8, aku bangun. Soalnya Stefani nelpon. Dia tanya-tanya plus konfirmasi tentang rencana nonton nanti (aku lupa dia tanya apa, soalnya masih setengah sadar setengah ngantuk. Hehehe), setelah Stefani selesai nelpon, aku langsung tepar lagi sampe jam 10. Kita masih bingung mau nonton apa. XXI-nya buka jam setengah 12, jadi kita masih punya waktu buat mikir. Jam berapa gitu, aku lupa. Stefani sms, katanya kita bakal nonton Ip Man jam 17.20. Ha? Apa tuh Ip Man? Film barat, ya? Aku, sih udah berniat mau ngebatalin ikut nonton, soalnya aku lagi bokek. Tapi berhubung ga enak, yang laen udah pada konfirmasi sana-sini. Akhirnya aku ikut. Lagian harga tiketnya 15 ribu doank(harga promosi. Coba minggu-minggu depan! Menjulang!).

Akhirnya kita janjian disana. Dan (seperti biasa), aku dateng belakangan. Setelah aku nyampe, kita langsung masuk studionya. Ternyata filmnya udah mulai. Dan, aku kaget. Lho? Kok film cina? Kungfu-kungfu lagi... Ya udah, deh... Aku nonton aja.

Tapi, lama-kelamaan, waktu sekelompok orang dari luar kota dateng buat ngalahin para master kunfu di Fo Shan (termasuk Ip Man), kok jadi seru, ya?? Apalagi waktu Cina mulai dijajah Jepang. Tambah seru, man! Bayangin, kungfu (cina) lawan silat (jepang), yang mana yang menang? Ada yang bikin geli, waktu Jendral Miura ngomong sama Ip Man. Ngomong bahasa jepang, nanggepinnya bahasa mandarin. Nah, lho?? Ada yang mengharukan juga. Pokoknya SERU ABIS ni film!!!

Bener-bener ga rugi nonton Ip Man ini. Untung aku tadi jadinya ikut nonton. Kalo ga? Rugi berat!!! Hahaha! Pokoknya kalian semua harus nonton, deh! Aku aja yang pertamanya rada ga niat jadi sebegini semangatnya. Tapi, ada satu kelemahan di film ini, sebenernya bukan di film nya, tapi di editingnya sebelum di tayangin. Yaitu, subtitlenya. Katanya Michelle, sih... Subtitlenya rada ngaco. Tapi, bagi kita yang ga ngerti bahasa mandarin, it’s okay lah...

Pokoknya bagus bagus bagus!!! Jangan pikir aku lebay dan berlebihan (kayaknya sama, deh!), tapi emang beneran bagus. Ya udahlah. Kurekomendasikan film ini buat kalian tonton. Okay?? Maaf kalau ada kesalahan tulisan dan ejaan.

Cheers.

Pe - Er !

Dapet PR yang luar biasa dari Onnie, nih! Hohoho! Thx, ya...

RULES:

Write 20 things about 20 people! Make sure to number 1-20. After you’re done, tag each of the people you wrote about (NOT IN NUMBER ORDER) and see if they can guess which number is theirs! Only tell them if you want to, but you don’t have to. And if you get tagged, make sure you write one about the person who tagged you AND add on 19 more people! Its fun! Give it a try! If you can’t come up with 20 people, then just do as many as you can.

Ha?! 1 orang 20?! Ato gimana, nih? Gini aja, deh... Mulai!

1. MUSER satu ini adalah sobat tercintrongku. Kita kenal dan mulai temenan sejak kelas 1 SMP. Pecinta Matt Bellamy ini lahir taon ’93 (Gile aje! Aku udah mau 17 taon, dia beru aja nginjek 15 taon. Hmm...), but badannya udah bongsor gitu, deh... Walaupun kita udah jarang banget ketemu (aku di jogja, dia di semarang), kita masih sering saling curhat, kok. Dari yang penting sampe ga jelas. Dia sebenernya anak yang manja, tapi kayaknya dia ga sadar kalo dia itu manja. Hmm... Selain dia pecinta MUSE, dia juga pecinta Panic At The Disco.

2. Sobat tercintrongku lagi. Dia asli dari Cibinong. Sama, kita kenal dan temenan sejak kelas 1 SMP. Anaknya rajin. Suka banget sama kerajinan, sama interior juga. Dia juga suka ngedit-ngedit foto. Orangnya sabar banget, tapi kalo sekali marah atau ngambek... Hm... Ngeri, euy! Jangan pikir kalo orang sabar itu ga bisa usil. Anak ini, nih, usil banget! Sampe kayaknya seluruh anak yang 1 anter-jemputan sama dia pernah jadi korban. Selain dia itu pecinta Celine Dion sama The Corrs, di juga suka MUSE!

3. Sobat tercintrongku yang satu lagi. Sama juga, kita kenal waktu kelas 1 SMP, tapi baru bener-bener temenan sejak kelas 1 SMP semester 2. Sering banget curhat ke aku, aku jiga suka denger curhatannya dia. Omongannya atos menusuk hati (aku sekarang jadi udah kebal sama kata-kata yang menciutkan hati. Halah!). Kata ”hatiku hampa...” sering banget keluar dari mulutnya. Dia juga suka sama MUSE, walaupun ga sefanatik aku dan si nomer 1. Dia punya kelinci gendut yang namanya Oreo, lucu... Pokoknya aku sekarang aku lagi kangen sama 3 orang ini!

4. Temen SMA-ku. Waktu kelas 10 kita sekelas, tapi kelas 11 kita beda kelas. Dia suka banget gambar sesuatu yang dikeluarkan manusia, hasil proses defekasi (you know what). Anarkis! Tiap ketemu sukanya megang-megang poniku (lebih tepatnya mukul), dan sering berakhir dengan saling tendang. Entah kenapa dia ga suka dengerin lagu MUSE, apalagi Supermassive Black Hole. Katanya, sih... Lagu-lagu MUSE itu mengerikan (padalah SALAH BESAR! Lagu MUSE keren kok!). Kesukaan kita beda banget. Aku suka F1, dia suka Motogp. Dia suka Lewis Hamilton, aku malah benci Lewis Hamilton. Gitulah...

5. Temen SMA-ku juga. Beda sama si nomer 4, sampe sekarang kita masih sekelas. Aku sering promosiin lagu-lagu MUSE ke dia. Pengen banget masuk psikologi, dan emang udah keliatan, sih, bakatnya. Walaupun kadang-kadang omongannya bisa serius banget, tapi dia asyik buat diajak ngobrol sama bercanda, kok. Kadang-kadang juga suka ketawa-ketawa sendiri. Ngakunya, sih karena stres sama urusan sekolah (sama sih kayak aku, kalo stres bisa jadi sarap). Jago olahraga. Orangnya kritis dan wawasannya luas banget.

6. Temen SMA-ku juga. Kelas 10 sekelas, kelas sebelas pisah kelas. Tapi sekarang dia udah pindah ke Perth. Rajin dan telaten banget. Suka sama kerajinan tangan, sulam pita lah, bikin gelang dari benanglah, jago masak lagi! Pecinta yang namanya FISIKA. Aneh, waktu ulangan semester kelas 10 dulu, yang laen (termasuk aku) uraiannya pada jeblok, dia dapet nilai sempurna cobalah! Aku shock! Dia buat blog bareng aku. Hohoho. Kangen, nih...

7. Temen SMA-ku. Dari kelas 10 sampe sekarang masih sekelas. Waktu kelas 10 kita ga begitu deket. Dulu keliatannya tuh anak susah banget dideketin. Duduk selalu didepan, ulangan bagus terus, selalu ranking 1 pula. Tapi, di kelas 11 ini dia jadi beda. Kita jadi sering ngobrol dan maen bareng. Anaknya lucu banget. Rada ga tau malu (bercanda, teman...), apa yang dia lakuin selalu bikin ngakak. Tapi dia bisa jadi serius kalo ngomongin pelajaran. Hohoho!

8. MUSER sejati. Pecinta Matt Bellamy ini udah jadi seorang MUSER sejak SD! Salut! Salut! Pertama kenal dari fs dan berlanjut ke blog. Aku suka baca blognya. Blognya seru, sih, apalagi kalo postingannya tentang MUSE atau enggak waktu dia marah-marah. Hehehe... Suka kebawa emosi juga. Hidup MUSE!!!

9. Penyuka warna biru yang baru aja hijrah jadi pencinta warna merah. Mungkin dia mulai jadi pecinta warna merah sejak dia punya jazz merah. Di dalem tuh mobil isinya merah semua. Sampe rambutnya pun di cat merah (untungnya bukan merah ngejreng kayak rambutnya Matt dulu). Suka red devil. Gila shopping. Ga mau disuruh masak, paling yang masak aku (adik selalu mengalah). Suka banget ngenet (sampe hapeku dimonopoli). Hm...

10. Cinta warna kuning. Matanya sampe kuning kalo liat warna kuning (maksud lo?). Pengen punya jazz kuning. Sekarang jadi anak jakarte. Selalu berkutat dengan buku-buku tebal kedokteran berbahasa inggris. Paling males kalo disuruh baca blogku (huhuhu...). Gila shopping juga. Kalo dia dateng ke jogja, rumah jadi kayak kapal pecah. Selalu sewot kalo liat gayaku yang (menurut dia) ga banget. Semenjak masuk kedokteran, dia jadi cerewet soal kebersihan dan kesehatan. Hii...

Segini dulu aja gimana, sih? Kok berasa banyak banget, ya? Gapapa, kan? Gapapa aja, deh...

Oke... PR ini aku tag ke... Kz, Kiki, Michelle, sapa lagi, ya? Yang mau? Yang mau?

Hohoho!

Cheers.

Award !!

Wah..! Dapet award dari Mba' Ika. Thanks banget, ya... :D

The aims of this award:

As a dedication for those who love blogging activity and love to encourage friendships through blogging.
To seek the reasons why we all love blogging!

Here are the rules of the award:

Put the award in one post as soon as you receive it.
Don’t forget to mention the person who gives you the award.
Answer the award’s question by writing the reason why you love blogging.
Tag and distribute the award to as many people as you like.
Don’t forget to notify the award receivers and put their links in your post.

Ini awardnya...

alasannnya...

Alasan suka benget nge-blog... Ga tau juga, ya? Dulu, sih... Karena ga ada kerjaan aja. Kalo sekarang, ga nge-blog lama rasanya ga enak. Liat aja, deh. Dari postingan pertama sampe sekarang. Dulu pendek banget, makin lama, postingan makin panjang. Hahaha! Makin banyak hal yang ga penting yang diceritain di blog ini. Hohoho!

Baiklah... Award ini aku tag ke... Onnie, Kiki, sama Kz. (Kok dikit banget, ya? Biarlah...)

Cheers

Hari Minggu Yang Santai..

Hahaha… Santai bener hari ini…

Dimulai dari jam 4 subuh aku baru bisa tidur. Sebernya gara-gara hari ini hari minggu jadinya pengen puas-puasin ngenet sampe pagi, habisnya kalo malem jam 12-an ngenet masih lemot. Bikin emosi... Akhirnya baru puas ngenet dan DL macem-macem sampe jam 4 pagi. Rasanya baru bentar banget aku tidur, terus bangun, liat jam. What?! Jam 10.40?! Lama bener, ya, aku tidur?? Tapi, enak… Puas ngebo di hari minggu. Hohoho! Bangun-bangun langsung bersihin kandang Kittil sama Cleo (biar mereka makin betah. ^^). Habis bersih-bersih rasanya perut udah konser minta diisi. So, aku bikin telor dadar buat sarapan (sarapan apa makan siang, ya??). Percaya atau ga, aku ga mandi pagi! Hahaha! (Idih! Buka-buka aib kok bangga). 

Setelah perut kenyang, bikin tugas sejarah!! Males, sih, sebenernya… Materinya diulang-ulang terus dari SMP, bikin eneg. Tapi dari pada ga ngerjain, malah dikasih tugas yang lebih banyak? OGAH!!! Pokoknya hari ini santai banget, deh. Setelah bikin tugas, ngenet bentar cuma mau ngecek Fb sama maen Pet Society. Ga tau kenapa, lagi ketagihan maen itu. Habis lucu! Kapan-kapan, deh, ngomongin itu. Ternyata ga sampe 6 jam dari bangun pagi tadi, aku udah tidur lagi. Ga tau kenapa, ngantuk terus rasanya. Jadi, berasa kucing, nih…

Untungnya jam 6 udah bisa bangun. Jadinya sempet mandi sore, masa seharian ga mandi? (Kaya ga pernah aja. Pernah, tuh, sampe 2 hari ga mandi. Gara-gara kena cacar). Kenapa habis tidur perut langsung krucuk-krucuk? Tiba-tiba juga, aku pengen nasi goreng, udah lama juga ga bikin nasi goreng. Aku cuma bikin 1 porsi, buatku doank. Coz, Mba’ Cra mau pergi, jadi dia makan di luar. Walaupun Cuma 1 porsi, tapi kayaknya cukup untuk 2 orang. Dan semuanya kuembat habis. Nyahahaha! Habis laper… Enak ga enak yang penting masuk perut (Ngeri… Kayak tong sampah…).

Tiba-tiba tadi malaikat kayaknya ngampirin aku. Gimana ga? Aku tiba-tiba aja jadi pengen ngerjain pr mate. (Jangan-jangan kesambet?). Pr nya tentang turunan fungsi, baru aku kerjain seperempat. Agak blibet juga sih waktu ngerjain, rumit… rumit… Ditambah lagi, Kittil nggangguin waktu aku lagi ngerjain tuh pr. Waktu aku lagi asyik-asyiknya (halah!) baca soal di buku paket. Tiba-tiba Kittil tiduran tepat di atas buku paketku.

Zzz... Kok empuk, ya??

Terus, waktu lagi nulis, Kittil ngguling ke belakang nimpa tanganku. Ya, aku ngalah dong. Akhirnya kertasku pun ditidurin sama Kittil. Huhuhu… Gimana mau ngerjain kalo begini caranya? 

Kok ga PW...

Ga cuma itu. Ternyata, oh, ternyata… Kittil sama Cleo yang lagi demen banget maen kejar-kejaran, akhirnya lari-lari naek turun kasur terus nginjek-nginjek kertas catetanku. Huwaa! Nakal banget, sih!! Tapi sekarang mereka lagi tidur. Kalo lagi tidur aja, anteng banget (ya iyalah! Masa tidur sambil lari-lari? Yang aneh siapa?)

Bumi gonjang-ganjing waktu mereka berlari

Yah, gitu, deh… Santainya hari minggu. Sekarang lagi surfing-surfing di laut (ngenet maksudnya).

Cheers.

My Pets... Part 2

Oke… Setelah kemaren buka-buka aibnya Kittil (kurang kerjaan buka aib piaraan. Dara… Dara… Ckckck), sekarang Cleo!!! Hahaha! Mari kita cerita tentang si gendut putih ini.
Cleo dibeli ditempat yang sama kayak Kittil. Kayaknya Cleo waktu itu juga umurnya 3 bulanan. Fyi, Cleo tuh masih keitung ponakannya Kittil, lho! Hahaha! Aneh... Cleo dari sononya emang udah gendut. Beginilah kira-kira…


Ngintip Kittil… Hm…

Cleo itu termasuk kucing yang kalem, ga kayak Kittil yang dari kecil udah nakal banget. Cleo itu emang kucing rumahan tulen, gimana ga? Liat jendela kebuka, ga tertarik… denger pintu dibuka, malah lari ngejauhin pintu. Kadang aku mikir, Cleo tuh kucing tulen apa goblok, ya? Hohoho! Ya gitulah cleo, ga tertarik sama dunia luar. Bukti laen kalo Cleo itu kalem, setiap dikeluarin dari kandang kerjaannya pindah tempat, terus tidur, bangun, pindah tempet lagi, tidur lagi. Kalo ini kebo bukan kalem. Lagi, biasanya kucing kalo diajak maen pake bulu ato tali pasti lompat-lompat kegirangan, nah, Cleo? Dia maen sambil tiduran, yang gerak Cuma tangannya doank. Oke, kayaknya ini males bukan kalem. Hohoho!


Zzz…

Itu dulu!!! Dulu Cleo emang ga nakal. Sekarang? BERBAHAYA. Berbahaya bukan karena dia sukannya gigitin kepalanya orang (ga mungkinlah!!), tapi karena sekarang setiap Cleo dikeluarin dari kandang, dia cari tempat yang enak bukan buat tidur lagi, tapi buat … BUANG AER SEMBARANGAN!!! Emang, sih… Maklum… Cleo kan udah umur segitu (2 taon), jadi wajar kalo dia suka demen bikin tanda buat daerah-daerah kekuasaannya (yang ada aroma urinenya dia), dan kalo diitung-itung, hampir seisi rumah udah jadi daerahnya dia. Hahaha! Pokoknya bahaya, deh, kalo ngeluarin Cleo dari kandang. Kalo Kittil sukannya hunting kecoa sampe dia sendiri jadi bau kecoa, laen lagi Cleo, Cleo sukannya tiduran diantara sepatu sampe dia sendiri jadi bau sepatu! (Duduh… Kucing-kucingku ga ada yang bener…).

Ternyata, bukan cuma orang aja yang bisa gemes sama Cleo, Kittil aja bisa gemes, lho sama Cleo! Kadang-kadang kalo Cleo lagi jalan-jalan, Kittil tiba-tiba lari trus nubruk Cleo, kalo ga Cleo malah digigit. Mungkin, Cleo dimata Kittil kayak bola ngglinding, ya? Kasian banget… Kadang juga Cleo suka gemes sama Kittil, akhirnya mereka kejar-kejaran, gigit-gigitan, nabrak tembok, kejedot lantai, anarkis pokoknya… Padahal dulu, waktu Cleo barusan dating kerumah, setiap Kittil ngeliat Cleo, Kittil pasti marah dan mengeluarkan suara aneh dari tenggorokannya. Ngeri pokoknya…

Kittil dan Cleo selalu bersama!

Cleo makin lama makin berat alias makin gendut aja. Liat Cleo aja rasanya pengen kutendang! Hahaha! Beneran, deh!

Kok gayanya kayak Dom waktu di poster konser di Jakarta, ya?? Obsesi artis…

Sayang Cleo juga… Hahaha!!!
Cheers.

My Pets... Part 1

Ga tau kenapa, tiba-tiba pengen nulis sesuatu tentang Kittil sama Cleo. Yang pertama dari Kittil dulu, deh. Hohoho!

Dulu, waktu masih kecil, Mba’ Epik sama aku pengen banget punya peliharaan, terutama kucing (yang lebih pengen, sih, Mba’ Epik). Nah, keinginan itu terwujud waktu aku kelas 2 SMP, dan masih tinggal di Semarang. Mami beli kucing dari temennya yang ada di magelang. Sebelum beli, aku uda mikir-mikir nama yang cocok buat kucing ini. Karena kita pengennya kucing cewek, jadinya aku kepikiran nama “Kitty”. Setelah beli dan dibawa pulang, di rumah jadi ada kucing kecil kayak begini…

Ini Kittil waktu 3 bulan.


Kenapa bisa jadi Kittil? Begini ceritanya… Kan awalnya aku kasih nama Kitty, tapi papi lama-lama nambahin “L” di belakang Kitty. Terus… Lama-lama aku mikir, kalo nama Kitty itu terlalu biasa, dan mikir juga kalo ditambahin ”L” kok kedengerannya jadi lucu, ya? Sejak itu jadilah ”Kittil”! Hahahaha! (Seenaknya gonta-ganti nama).

Ternyata, Kittil dari kecil udah nakal. Pernah ada satu insiden. Tiap malem, Kittil emang dilepas dari kandang biar jalan-jalan. Tiba-tiba, sodara-sodara! Kittil masuk di belakang rak buku yang sempit. Masuknya tuh ga cuma di pinggir, tapi sampe ke dalem-dalem. Astaga... Dan kita semua baru sadar setelah Kittil masuk lebih dalem lagi (Kittil berasa langsing, ih...). Disitu, Mba’ Epik yang susah banget ngeluarin air mata, tiba-tiba nangis. Bodohnya, Kittil disuruh keluar pake sapu (emang barang yang jatuh di kolong tempat tidur?). Tapi, akhirnya Kittil bisa keluar sendiri! Hahaha! Lega-lega... Ga cuma itu kenakalannya Kittil. Ada lagi, banyak malah! Kittil sempet ilang beberapa kali, sampe pernah ditemuin sama tetangga (untung tetangga nelpon, kalo enggak Kittil udah ilang. Huhuhu... Kittil emang sensitif banget kalo liat jendela ato pintu yang buka, denger pintu dibuka aja udah ngiler), ngumpet dibawah mobil (susah banget ngeluarin Kittil yang lagi dibawah mobil), hunting kecoa (sebenernya, sih, ini bukan kenakalan. Tapi, berkah. Banyak kecoa yang tewas ditangan Kittil. Soalnya, Kittil itu paling jago kalo disuruh hunting hewan-hewan kecil. Tapi, alhasil, Kittil jadi bau kecoa. Yaiks!), ngilang beberapa kali (ternyata ngumpet di kardus), duduk dilantai kamar yang gelap sampe keinjek sama Mba’ Epik (yang salah sapa, ya?), sampe pipis di buku sejarahku!!! No comment dah, kalo kayak gini...

Dari Kittil kecil, Kittil sempet punya badan gemuk kayak begini...

Ini Kittil waktu lagi gemuk-gemuknya.

Tapi, Kittil sempet kurus banget sampe jarang makan. Ini karena Kittil uda mulai pengen kawin.

Ini bukan, ya, gambarnya??

Kittil telah dewasa...

Sekarang Kittil udah agak gemukan. Kenapa, ya? Apa gara-gara ada Cleo? Dunno…

Hahaha! Ini biografi singkatnya Kittil. Oh iya! Kittil ulang tahun tanggal 18 Oktober, lho! Sekarang Kittil udah 3 tahun umurnya (tapi belom kawin juga. Huhuhu...). Perubahan dari dulu sampe sekarang, Kittil sekarang jadi tambah manja (dulu jarang banget mau digendong sama dielus, kecuali sama papi), Kittil jadi rada kalem (ga kaya dulu yang sukanya petakilan lari sana lari sini), trus Kittil jadi jarang hunting (soalnya rumah di jogja ini jarang ada kecoa).

Hohoho! Kittil tuh manis banget, deh, pokoknya! Aku sayang Kittil...

Kalo Cleo... [to be continued]

Cheers.

UNO !!!

Tadi pagi ada kejadian yang luar biasa aneh binti menakjubkan. (Berlebai dikit, ah!). Mau tau, nggak? Mau tau, nggak??

Ceritanya tadi pagi waktu berangkat sekolah, aku dianter sama ortu ku naek mobil. Di mobil, aku muter lagunya MUSE yang judulnya Uno (alternative version, sih...). Ortuku biasanya protes kalo aku muter lagunya MUSE, ga tahan lama-lama dengar lagunya MUSE. Emangnya kenapa, sih? Orang lagunya keren-keren gitu... Seharian disuruh dengerin MUSE, ayo! (maunyaa...). Berkali-kali disuruh stop dengerin MUSE kalo ada papi sama mami, tapi selalu aku yang menang! Lagu MUSE-ku tetep jalan! Huahahaha! (ketawa setan).

Yah, ngelantur... Back to topic...

Nah, waktu lagu Uno itu terdengar di seluruh penjuru mobil (halah!), tiba-tiba papi nyeletuk gini, "lagunya Dewa ada yang mirip kayak ini." (kurang-lebih gitu lah). Trus, papi nanya, Uno itu lagu tahun berapa. Aku jawab tahun '99. Dan, kesimpulan yang papi ambil adalah ada lagunya Dewa yang mirip kayak Uno. Setelah mami dengerin, mami juga meng-iya-kan. Ha? Aku tak dapat berkata-kata. Kenapa? Soalnya ortuku yang jarang dengerin MUSE aja bisa tau kalo lagu yang barusan didengerin itu ternyata pernah diplagiat sama band lain. Nah, aku? Ngakunya MUSER tapi ga bisa nyium bau-bau lagu MUSE yang ternyata udah di plagiat. Masalahnya, aku ga pernah dengerin lagunya Dewa yang mirip Uno itu. Huhuhu... MUSER yang tidak baik. T.T Cari tau, ah! Aku jadi penasaran... Masalahnya lagi, papi sama mami ga tau judul lagunya Dewa itu apa. Glek! Payah...! Ya sudahlah...

Cheers.

AWARD

Akhirnya dapet kerjaan juga buat ngurus blog ini. Hohoho!

Sekarang dapet award dari Onnie sama Kiki. Thanks buat kalian berdua! XD

"Fabulous Blog" ...

Rules are ...

1. Put the logo on your blog or post. "Sudah!"
2. Nominate at least 10 blogs which you think are FABULOUS . "Baiklah."
3. Be sure to link to your nominees within your post. "Nanti di link juga, deh...!"
4. Let them know that they have received this award by commenting on their blog. "Beres."
5. Share the love and link to this post and to the person from whom you received your award. "Oke."

Award ini aku tag ke...

Kz, Michelle, Devoonk, Taarts!, Mini, Puspita, Digital Ria, Fia, Rina, Renaa.

Finished!

Cheers.

Rumahku rame !

Hm… Hari yang membingungkan.

Diawali dengan derita kuis kimianya Pak Dian. Materinya itu tentang reaksi-reaksi kimia. Seharusnya sih gampang, apalagi ini kuisnya ber-partner, jadi kalo bingung masih bisa dipikir bareng. Tapi, entah kenapa, hapalan tentang elektrolit kuat sama lemah, oksida asam yang mana aja, oksida basa yang mana aja, dekomposisi itu gimana, dan bla bla bla lainnya buyar semua begitu liat soal. Kertas soal ukurannya sekitar 7 x 7 cm, tapi muat 10 soal yang isinya kata-kata doank. Dari 10 soal cuma bisa ngerjain 4 soal. Sebenernya semua soal udah dicoba, tapi mandek gara-gara bingung soal valensinya. Bagus... Ya sudahlah, yang penting sudah berusaha (menyemangati diri sendiri MODE : ON). Hohoho!

Pulang sekolah harus nunggu lumayan lama (sebenernya habis pelajaran kimia masih ada religiositas, tapi cuma presentasi kelompok), soalnya waktu aku pulang, Mba’ Cra masih ketiduran di rumah. Astaga... Dirumahku sekarang lagi kedatengan sodara yang dari lampung. De’ Tika (satu kampus sama Mba’ Epik di Jakarta), De’ Rosa (satu sekolah sama aku), De’ Anton (adek mereka), sama orang tua mereka (kok bahasaku jadi kayak dongeng, ya?). Tapi, ga lama setelah aku pulang, mereka pergi, mau nganterin De’ Anton tes di JB (baca : John De Britto). Ternyata, oh, ternyata... Sodaraku yang dari ungaran juga mau dateng ke rumah, dan sodaraku ini nyebelinnya ga ketulungan (tidaaaaak!). Eh? Ada apa, nih? Trus, sodaraku yang dari muntilan sama yang di jogja juga dateng ke rumah. Eh? Eh? Kok tumben pada kesini?? Ternyata kita semua ngumpul buat doa bareng. Oh gitu toh... Kok aku ga tau...? Huhuhu. Tapi, wah... rumahku sekarang lagi rame. Dari luar rumah aja sampe kedengeran suara ketawa dari dalem (serius!). Astaga...

Oh, ya! Kemaren ada kejadian yang aneh bin sinting. Jadi, kemaren kan aku sama Mba’ Cra pergi ke amplaz buat beli kado buat Mba’ Epik. Setelah keluar dari gramedia (aku cari komik baru tapi ga ada... TT), tiba-tiba ada satu cowok yang muncul di depan kita (beneran ga liat dia jalan di depan kita). Spontan, aku mikir, ”Eh? Salesman? Mau nawarin apa?”. Tapi ternyata si cowok bilang gini, ”Gue mau kenalan sama lo.” He? Maksud, lo? Muncul-muncul minta kenalan, dasar aneh. Aku sih santai aja, soalnya biasanya cowok minta kenalannya sama Mba’ Cra, tapi Mba’ Cra diem aja. Lama. Akhirnya, kita kenalan (namanya tu cowok sapa, ya? Ga inget. Hohoho!). Begitu udah kenalan, tuh cowok langsung ngacir pergi. Dasar sinting. Ya, udah. Kita jalan lagi. Pas jalan Mba’ Cra ngomong gini, ”Aku tuh takutnya kalo di hipnotis, tuh, lho...” Oh iya... Kenapa aku ga mikir sampe situ, ya? Kenapa yang muncul malah pikiran dodol kalo tu cowok itu salesman. Yang aneh sapa, nih? Aku? Okay... Aku aneh. No more comment.

Hmm… Satu lagi. Tadi waktu aku miscall Kz, Mba’ Cra sama Mba’ Epik nanya siapa yang kutelpon dengan semangat dan mata berseri-seri. Begitu aku kasih tau kalo itu Kz, ekspresi mereka berubah. Pertama, komentar dari Mba’ Epik, ”Kamu kok ga nyari kenalan cowok, to?”. Trus, Mba’ Cra bukannya bantuin jawab malah nambah pertanyaan, ”Aku aja temennya cowok semua, kamu kok temennya cewek semua?” Aku hanya dapat terdiam. Tapi, dalem hati... "Iya juga, ya? Hm..."

Cheers.


Syalala...

Hari ini biasa aja.

Pelajaran dimulai dengan OR. Ceritanya tanding basket kecil-kecilan. 5 lawan 5. Karena jumlah anak dikelasku ada 34, dan 4 sisanya kurang 1 pemain dan ga ada lawannya, akhirnya Pak Bams (baca : Pak Bambang) milih satu-satu dari setiap 5 nomer, buat dijadiin lawannya. Pertama, nomer urut 1 sampe 5, karena ini bulan 3 jadi nomer urut 3 disuruh maen lagi. Trus, nomer 6-10, (mungkin) karena hari ini tanggal 6, jadi nomer urut 6 disuruh maen lagi juga... It means itu aku!!! Huh... Malesnyooo... Masa habis maen disuruh maen lagi? Kayak orang kurang kerjaan! Bikin mandi keringet aja...!

Setelah capek lari-lari ga jelas, sodara-sodara... Ada ulangan fisika!!! Tidaaak! Untungnya dirumah udah belajar (walaupun belom selesai...). Soalnya ada 7 nomer. Aku langsung ngerjain nomer 2, soalnya nomer 1 ada satuan yang aneh yang aku ga tau itu harus diubah kemana. Nomer 2 sama 3 lancar. Nomer 4 berhenti... Uh oh... Bingung... Aku lompatin dulu, deh! Trus langsung ke nomer 7, lancar... Lancar... (Walaupun jawabannya ga tau bener apa enggak. Biar!) . Trus, nomer 5, lumayanlah... Ngarangnya. Hohoho! Nah, terakhir, nomer 4 sama 6. Tuh dua soal mirip-mirip, bingung bene waktu aku ngerjain dua nomer itu. Sisa waktu ulangan buat muter otak, biar dapet 'ide' gimana cara ngerjainnya. Dan tiba-tiba! Ilham datang... Logika ku buat ngerjain dua soal itu baru nyampe tepat waktu bel istirahat bunyi. Sial!!! Belom sempet nulis cara sama jawabannya, udah disuruh ngumpulin. Anjrot... Ya, udah... Aku kumpulin sambil nangis darah... (lebay, lebay...). Huhuhu...

Setelah istirahat, matematika 2 jam. Biasa aja, sih. Kecuali Pak Heri yang dateng-dateng langsung manggil Sae sama Michelle (disuruh ngerjain soal ceritanya). Ga lama, Michelle duduk lagi. Aku tanya kenapa, katanya materinya belom diajarin kok udah disuruh ngerjain soal. Astaga... Pikun, pak? Hohoho! 30 menit sisa pelajaran, disuruh ngerjain soal. Tapi, seperti biasa (udah dari 3 hari yang lalu), waktu itu kita (Aku, Michelle, Melitha, Jessi, Lina) manfaatin sebaik-baiknya buat main sambung kata! Nyahahaha! Asyik, deh! Sambung kata, tapi ga tau kenapa bisa jadi cerita aneh bin ajaib yang bisa bikin ngekek. Hohoho.

Trus, biologi. Kita disuruh bikin kelompok, 1 kelompok 6 orang (Heran, kok banyak banget tugas kelompok!). Trus dikasih soal pilgan sama alesannya. Kita (Aku, Michelle, Stefani, Melitha, Lina, Jessi) ngerjain di perpus. Selama ngerjain soal itu, kita bingung luar biasa. Gimana ga? Bayangin, deh. Ada soal gini : "Alat ekskresi pada anellida adalah...". Kita udah bisa jawb, jawabannya itu nefridia. Tapi, di soal itu disuruh kasih alesannya. Nah, lho. Alesannya apa? Masa kita mau nulis "Tuhan menciptakan anellida begitu adanya..." atau "Kata buku begitu...". Bisa dibuang ke laut sama Bu Artha (Ga mungkin!). Akhirnya, kita menuangkan segala kemampuan kami untuk mengarang kata-kata indah nan ilmiah buat bikin alesannya di setiap soal (30 soal, bo!). Sambil ngerjain, kita sambil maen truth or dare. Ga begitu seru, sih. Ya iyalah! Sambil ngerjain soal gitu, gimana mau seru. Kapan-kapan lagi, deh...

Yah... Disuruh mandi sama Mba Cra'. Mau beli kado buat Mba' Epik yang Ultah tanggal 5 kemaren. Happy Birthday Mba' Epik. Hohoho. Kebetulan mami sama Mba' Epik sekarang lagi di semarang. Besok pulang.

Cheers. 

Dari Fisika .. Sampe Ompol

Hari ini ga ada bener-benernya. Hadoh...

Pelajaran pertama, FISIKA. (Gile... Pagi-pagi udah dibikin shock sama 'sesuatu' yang bernama fisika). Kemaren, Pak Ganjar udah ngasih PR 6 soal dari buku paket. Tapi, berhubung biasanya Pak Ganjar ga pernah bahas yang namanya PR, jadinya aku santai-santai dan ga ngerjain tuh PR. Eh, tadi... Nah, tadi… Begitu masuk, Pak Ganjar langsung ngomong gini, “Kita bahas PR kemarin.” Dibahasnya itu, disuruh nulis jawabannya di papan tulis (ya iyalah! Masa di hidung?!). Dan parahnya, yang maju itu dipanggil sendiri sama Pak Ganjar. Oh no! Aku langsung deg-degan. Mau contek kanan-kiri, ga pada ngerjain juga. Ya, udah, aku nyoba ngerjain aja. Mana Pak Ganjar itu, kalo lagi pelajaran itu suka pake kekuatan ’aneh’ lagi! Maksudnya? Gini... Jadi, kayaknya Pak Ganjar itu punya kekuatan buat memperlambat waktu (well, ga mungkin emang...). Tapi, beneran deh! 15 menit aja rasanya kayak setengah jam. Mungkin kalo ga ngalamin sendiri, ga bakal percaya, ya? Ya, sudahlah... Back to topic. Sampe mana tadi? Oh ya... dari 6 soal, yang dibahas 5 soal doank. Untungnya, aku ga disuruh maju. Lucky! Hohoho!


Pelajaran kedua-ketiga, bahasa inggris. Jadwal hari ini itu nyelesain draft 1 narrative text. Jadi, 1 kelas dibagi jadi 6 kelompok. Dan tiap kelompok disuruh milih 1 tema yang bakal jadi poros (cielah, poros...) cerita buat 1 kelompok itu. Kelompokku pilih ADVENTURE. Kalo aku, sih... bikin cerita adventure yang ada unsur magic-magicnya gitu (kapan-kapan kalo bisa aku tulis di blog, deh!). Tapi, berhubung temanya adventure, imajinasiku jadi ikut kemana-mana. Ga tau awalnya gimana, tiba-tiba di cerita itu ada supermassive black hole-nya. Trus, Cydonia juga ikutan nyempil. Lho? Lho? Ini adventure story apa MUSE story? Tapi, yang penting inti dari cerita udah dapet. Jadinya tinggal dikasih cabang-cabangnya aja (emang pohon?).


Pelajaran keempat, seni musik. (Seperti biasa) Pak Aryo ga masuk. Ya udahlah, jadi nganggur ga ada kerjaan. Pertamanya, buat latihan lagunya Tangga-Hebat (yang ga tau kapan bakal ditampilin di kelas. ini per kelompok juga). Aku megang gitar. Tapi, berhubung aku belajar gitarnya otodidak, jadi agak ribet. Mana kuncinya pake aja minor-kres segala. Bikin puyeng. Setelah bosen latihan, sisa jam pelajaran ini dibuat latihan nari (kelompok juga). Inget, kan. Aku dapet tari daerah papua. Walaupun gerakannya simpel (sebenernya rumit), tapi lumayan bikin capek. Tari dari papua itu didominasi sama gerakan kaki, dan ga jarang pake lompat ato berjingkat-jingkat gitu. Alhasil, sisa pelajaran ini plus tigaperempat waktu istirahat dibuat latihan nari, bikin keringet ngucur. Capek, bo... Tapi, asyik banget! Gerakannya lincah. Suka suka!


Habis istirahat, pelajaran bio. Nonton proses pembuahan sel sperma sama sel telur, jadi embrio, trus jadi janin, trus perkembangannya jadi bayi yang siap dilahirin, yang akhirnya diliatin juga proses persalinannya. No comment lah... Antara kagum, ngeri, sama terharu. Ngeri nya lebih gede, sih. Hehehe...

Pelajaran terakhir, bahasa indo. Gila! Ulangan kemaren senin ada part 2 nya! Dan aku ga tau kalo hari ini itu ada ulangan. Tapi untungnya kita cuma dikasih satu cerpen, trus disuruh nganalisis unsur intrinsiknya. Lumayanlah... ga perlu mikir. Tapi, ulangan tadi jadi ga berasa kayak ulangan. Kenapa? Karena, tadi temenku ada yang ultah. Kita sekelas udah kompakan buat ngerjain dia lewat Pak Pras. Aktingnya Pak Pras oke, coy! Tampangnya meyakinkan. Tapi norak! Kalo kalian denger kata-katanya dia, kalian harus siapin baskom dulu (buat muntah). Peace, pak!

Oh iya! Tadi ada kejadian yang impossible banget. Apa tuh? Jeng jeng... Kittil ngompol! Iya... Kittil itu jarang ngompol, hampir ga pernah malah! Tapi tadi bisa-bisanya dia dengan tenang pipis di keset kamar mandi. Ada apa gerangan? Ternyata, oh, ternyata... Kandangnya Kittil kan ada dua lantai (gile... Kandang kucing aja bisa 2 lantai), jadi ada pintu atas sama pintu bawah. Nah, waktu Kittil dikeluarin tadi, Mba’ Epik lupa buka pintu yang bawah. Padahal, pasir yang buat Kittil pipis itu ada di bawah. Hm... Kittil udah 2 kali naik turun tangga (tangga rumah, bukan tangga kandang), aku sih ga curiga, soalnya Kittil emang suka menjelajah. Tapi, setelah turun tangga yang kedua kali, Kittil diem di tangga. Agak lama. Trus, jalan ke keset kamar mandi. Aku, sih mulai curiga. Kittil ngapain, tuh? Masa mau tidur di keset? Trus, Kittil duduk di keset itu lama banget. Setelah Kittil pergi, ada ’pulau’ di keset itu. Itulah ompol Kittil...


Kittil sesaat sebelum 'insiden'

Hari yang melelahkan... Ngerjain laporan dulu, ah!

Cheers.

Dududu... (Ga Jelas)

Dududuh... Kenapa blog ini jadi jarang aku update ya? Maaf, ya, nak... Ibu sibuk. Ga bisa ngurusin kamu. (Ngaco mode : ON). Beneran, dari kemaren rasanya pengen ngepost, tapi malesnya... bukan mahin (baca : main). Sekarang aja gara-gara ni laptop lagi nganggur dalam keadaan masih konek ke inet. Yang punya (Mba' Epik) lagi mandi. So... Diam-diam kupake bentar. Nyohohoho!

Hari sabtu kemaren, jari kelingking kakiku dengan nistanya nabrak tape yang ada di lantai. Suakitnya... MANTAB!!! Sampe kemaren masih nyut-nyutan. Tapi sekarang udah ga. Eh, satu sembuh, yang laen gantian. Barusan aja jempol kakiku keinjek sama mami yang lagi pake sendal. Astaga mami... Ini kaki, mi, bukan lantai... Huhuhu...

Tadi ulangan bahasa indo dan kemaren aku belum belajar. Males, sih benernya. Hehehe... Tapi, untungnya Pak Pras kasih waktu buat belajar dulu. Dan kesempatan ga gitu aja aku sia-siakan. Dengan gilanya, aku sama Michelle ngapalin materi tentang karya tulis dengan suara agak keras plus logat pramugari. Nyehehe... Yang laen kayaknya terlalu sibuk untuk ngomentarin kita. Sutralah... Tapi, tapi, tapi... It works!!! Aku malah bisa hapal tuh materi dan alhasil, aku bisa ngerjain ulangannya! Yippie! Well, beda bahasa indo, beda matematika. Kalo bahasa indo aku sukses ngerjain soal-soal ulangan, matematika dengan sukses aku ngarang jawaban. Susah, gila! Materinya tentang limit fungsi. Ulangan tadi aja udah ulangan her alias ulangan ulang. Dan gobloknya, soalnya lebih susah dari yang kemaren. Anjrot! Limit fungsi campur trigono!!! Hoek hoek hoek!

Besok, sih ga ada ulangan sama pr. Jadinya mau santai santai. Hohoho. Tapi, kayaknya ga bisa, deh... Palingan mami nyuruh aku belajar. Kalo aku bilang besok ga ada ulangan, mami pasti bilang gini, "Seenggaknya kan baca-baca yang tadi diajarin di sekolah." Oke... I'm lose. Ga bisa kalo harus mbantah mami. Pengennya, sih tiap hari gitu. Pulang sekolah, baca-baca yang tadi diajarin, ngerjain pr, baru istirahat. Tapi, dasarnya aku yang males. Pulang sekolah, liat kasur aja udah tepar. Ya sudahlah... Gagal usaha untuk jadi anak yang rajin. Huhuhu...

Hm... Kok kayaknya Mba' Epik udah mau selesai, ya? Udahan dulu, ah... Mau ngerjain laporan (kalo ga males. Hohoho.).

"I'm too short to be sexy" - Matt yang ngomentari dirinya setelah tau dia adalah sexiest male di NME award 2009. Hahaha! lucunya si Matt... ^^

Cheers.